[Blogtour] Giveaway "Honeymoon for Sophie"

0
| Kamis, 31 Maret 2016

Friday, April 1, 2016
Hai, semuanya. Kali ini ada GA berhadiah 1 eksemplar "Honeymoon for Sophie". Simak cara ikutannya:

  1. Peserta berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Buku hadiah akan dikirimkan oleh pihak penerbit/penulis
  3. Silakan mengisi kolom Rafflecopter di blog kak Biondy Alfian (A Life).
  4. Giveaway berlangsung dari 1 April 2016 - 15 April 2016
  5. Keputusan pemenang tidak dapat diganggu gugat.
  6. Bila dalam 48 jam tidak ada respon dari pemenang, maka akan dipilih seorang pemenang baru.
  7. Harap sertakan akun twitter saat konfirmasi pemenang.
  8. Peserta wajib untuk mengikuti akun @Retha_widya dan tweet GA ini minimal sekali dengan tagar #HoneymoonForSophieGA. Entri lainnya bersifat opsional, tapi kesempatan menang lebih besar jika mengisi semuanya.



Penasaran kan? Covernya imut-imut juga kan??? Langsung aja baca reviewnya di blog kak Biondy Alfian. Kalian pasti gemes banget deh lihat tingkahnya Sophie dan Mona.

[Book Tour & Giveaway] Cat and Dog #1

92
| Selasa, 29 Maret 2016
Penerbit Haru telah menerbitkan salah satu K-Toon paling populer di tahun 2016 ini. Tahu kan? Pastii tahu donggg. Yak ... Cat and Dong #1 karya Park Hee Jung. Kabarnya di tahun 2016 juga akan dibuat versi K-dramanya lhooo oleh MBC. Wah ... Nggak sabar pengin tahu siapa aja sih castnya. Nah, sambil menunggu versi K-dramanya gimana kalau baca bukunya dulu? Aku jaminnn deh kalian pasti langsung kena haru syndrome. Hehehe Bakalan ada 5 seri yang akan diterbitkan setiap bulannya.



Judul : Cat and Dog #1

Penulis : Park Hee Jung

Penerjemah : Silvanissa

Penyunting : Novianita

Proofreader : Selsa Chintya 

Layout : Valencia Brigitta

Cetakan : Pertama, Pebruari 2016

Penerbit : Haru

ISBN : 978-602-7742-74-1



Blurb 

Joo Yeong Woo

Meski hanya bertemu sekali saat masih balita, perlahan aku mulai jatuh cinta pada Mo Seul Woo, tunanganku yang tampan dan juga seorang artis. Akhirnya, hari pernikahanku tiba!

Mo Seul Woo

Aku cuma bertemu dengannya sekali sepuluh tahun yang lalu saat dia masih bayi, dan cewek itu buang air besar di depanku. Aku tidak akan pernah menikahinya.



Saat Yeong Woo berusia 6 bulan dan Seul Woo berusia 6 tahun. Sangat berkesan banget kan pertemuan mereka? Para tetua telah menjodohkan mereka semenjak mereka masih kecil. Waktu itu, Yeong Woo dan Seul Woo masih polos. Ketulusan hati Seul Woo membuat si kakek yakin dia adalah jodoh Yeong Woo walaupun ibu pengasuhnya tidak setuju dengan rencana pernikahan tersebut. Yeong Woo sangat antusias dan senang, dia akan segera menikahi seorang artis. Seul Woo fanatik, Yeong Woo memajang berbagai poster Seul Woo dan mengoleksi seluruh foto calon suaminya tersebut. 


"Aku cuma bertemu sekali, itu pun sepuluh tahun yang lalu... dan aku harus menikah dengan si buang air besar itu?"

"Sekarang...."

"Ibu bercanda?!"

Seul Woo sangat terkejut mendengar kabar dia harus menikah dengan Yeong Woo. Seul Woo menolak perjodohan tersebut. Dia yakin pernikahan ini akan memperumit hidupnya. Apalagi Yeong Woo dibesarkan masih dalam kehidupan adat tradisional dan Seul Woo hidup di dalam gemerlapnya dunia keartisan. Kalau diibaratkan nih Yeong Woo itu like a dog, penuh semangat dan sangat polos sedangkan Seul Woo like a cat, berjiwa bebas. 




"Aku percaya pada cinta seperti dalam dongeng. Dimulailah cerita tentang putri yang sering menangis, Putri Pyeongkang, yang diancam ayahnya akan dinikahkan dengan si bodoh Ondal bila ia tidak berhenti menangis. Tanpa disadari cerita yang diceritakan berkali-kali kepada anak perempuan pun dimulai. Di hati yang paling dalam terpikir seseorang. Hanya… satu orang saja…"

Akhirnya Seul Woo datang ... Cakepp bangettttsss ... Yeong Woo aja sampai tidak bisa berkata apapun. Dia terpesona dan terkejut setelah menunggu selama 4 jam. Seul Woo membawa pergi Yeong Woo atas ijin kakeknya dan menerima pernikahan ini. Tapi, lhoooo ... Ada yang tidak setuju bahkan malah menghancurkan dunia keartisan Seul Woo. Ha Yoon, si drama queen, cewek manja, egois dan menganggap Seul Woo hanyalah barang miliknya saja. Nyebeliiinn bangetss kan? 


"Jangan pergi. Aku yang salah. Aku nggak akan begitu lagi. Jadi jangan pergi.... Aku nggak bisa hidup tanpamu..." 

Seul Woo harus rela vakum setahun demi Ha Yoon. Kalau dia tidak mau, maka seluruh karir keartisannya hancur seketika. Kok ada ya orang seegois ntu.

"Aku nggak tahu ini bisa menghiburmu atau nggak. Hari ini banyak kejadian yang melelahkan. Memang sedikit suram, tetapi Seul Woo bukan orang yang seperti itu."

Jae Min, seorang malaikat menurutku. Dia selalu ada di sisi Yeong Woo dan begitu memedulikannya. Kayaknya Song Jae Min begitu terpesona dengan kecantikan Yeong Woo tanpa dia sadari.



"Dengar baik-baik. Mulai sekarang kau akan sama-sama menderita bersamaku. Berbeda dengan apa yang kau pikirkan, kan? ... Mau bagaimana lagi, Tuan Putri. Dongeng telah berakhir."

Membaca Cat and Dog #1 sebenarnya hanya memerlukan waktu beberapa jam saja. Begitu datang bukunya, aku langsung saja membacanya. Tapi, buku ini telah aku baca berulang-ulang kali karena aku sangattt jatuh cinta pada kisahnya terutama pada ketampanan Seul Woo dan sikap dinginnya. Aku tidak sabar menunggu kelanjutan kisah mereka. 

K-Toon ini berbeda dengan yang lain walaupun cara perjodohannya terbilang sama tetapi latar belakang keluarga mereka lah yang berbeda. Yeong Woo yang dibesarkan di keluarga berkecukupan dengan harta dari kakeknya dalam lingkungan adat tradisional Korea dan Seul Woo yang bekerja keras bahkan mengorbankan hidupnya demi mencukupi kebutuhan seluruh keluarganya. Memang kodrat anak sulung lelaki.

Ada satu adegan yang bikin aku terharu banget dan acungi jempol untuk Yeong Woo berkat ketegaran hatinya dan kepolosannya. Dia malah mengkhawatirkan keadaan Seul Woo yang dipenuhi darah sambil menggendong Ha Yoon. Yeong Woo tidak marah. Luar biasaaa, hati Yeong Woo. Momen paling so sweett, saat Seul Woo melepaskan segala aksesoris yang menempel pada tubuh Yeong Woo dan membiarkannya tidur karena kelelahan.

Masih ingat kan dengan drama Sassy Girl atau The Moon Embracess The Sun? Latar belakang kehidupan tradisional korea begitu kental dan hidup bertolakbelakang dengan kehidupan pada jaman modern yang begitu terasa hingar-bingar serta kehidupan metropolitannya.

Bahasa terjemahannya pun mengalir dengan lembut sekali. Tidak ada celah sih menurutku. Salut sama penerjemah dan editor Penerbit Haru. Kerennnn!!!!


Aku kasih 4 Hello Kitty nih untuk Seul Woo dan Yeong Woo yang memiliki nama kesamaan marga dan aku baru nyadar ... Hihihihii





     





Now, it's time for ....



WINNER ANNOUNCEMENT

Menurut kalian, Jo Yeong Woo lebih cocok dijodohkan dengan  Mo Seul Woo atau Song Jae Min?


Aku nggak nyangka pendukung Seul Woo lebih banyak dari yang kukira. Seul Woo memang memberikan pesona yang sungguh luar biasa memikat hati para wanita. Yeung Woo aja tergila-gila apalagi akuuu ... #dikeplak Heheheheee

Makasiihh ya bagi teman-teman yang udah ikutan giveaway di blog dan facebookku (tahu nggak ini giveaway pertama lhooo di blogku) ada 17 peserta di blog dan 9 peserta di facebook serta telah oleh 492 orang. Jumlah ini udah melebihi ekspetasiku karena giveaway Cat and Dog adalah yang pertama bagi My Book Note.

Setalah membaca jawaban dari kalian yang menurutku so sweet dan bikin aku manggut-manggu serta ada beberapa yang bikin aku ketawa-ketiwi. Heheheeee Setelahhh aku putuskannn, tenggg ... tenggg ... tenggg .... Pemenangnya adalahhhh ...

Nama : Nurina Ayuningtyas
Akun share : FB Nurina Ayumi
E-mail : ayuningtyas789@gmail.com
Link share : https://m.facebook.com/story.php...
Domisili : Surakarta, Jawa Tengah
Jawaban : Menurutku Yeong Woo lebih cocok dengan Seul Woo. Dari awal pertemuaan aja udah keliatan banget kalau Yeong Woo suka sama Seul Woo karena gugupnya dia sampai pup di depan Seul Woo. Mungkin hal itu salah satu cara Yeong Woo untuk menarik perhatian si Seul Woo hihihi. Apalagi keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang. Si Yeong Woo yang penurut dan Si Seul Woo yang suka dengan kebebasan. Jika mereka hidup bersama maka mereka bisa saling melengkapi dan mengisi.

Jadi aku penasaran bagaimana kelanjutan kisah Yeong Woo dan Seul Woo. Pssst... mereka sama-sama memiliki nama belakang yang sama lho (Woo)... Hidup Woo (Yeong Woo dan Seul Woo #CatAndDogBookTour

Congratulationnsss silahkan kirimkan nama, alamat lengkap dan juga no. HP ya ke email agathavonilia@gmail.com

Ditunggu 2x24 jam, kalau tidak segera direspon aku akan memilih pemenang baruuu...

Bagi yang belum menang, jangan kecewa masih ada giveawaynya di 2 blogger lainnya (facebook mereka juga)...

Thank youuuu ...


[REVIEW] -Kisah Perjuangan Para Aktivis Lautan-

3
| Minggu, 20 Maret 2016
PERFECT PURPLE



Penyunting naskah  :  Moemoe Rizal dan Irawati Subrata

Desain sampul  :  Inekeu Rahayu

Desain isi  :  Kulniya Sally

Proofreader  :  Febti Sribagusdadi Rahayu

Layout sampul dan seting isi  :  Tim Artistik dan Sherly

Cetakan  : Pertama, Bandung: Pastel Book, 2016

ISBN  :  978-602-7870-64-2


Blurb

Gadis keras kepala ini bernama Milly. Dia menyukai ungu, dan tahu apa yang dia inginkan. Masuk jurusan pilihan ibunya bukanlah keinginannya. Sementara itu berkampanye menyelamatkan paus minke adalah keinginannya. Apa pun risikonya.

Milly lantas mengarungi kapal berwarna ungu, berlayar menuju kutub selatan yang tampak keunguan dari kejauhan. Dia akan berupaya menyelamatkan paus dari perburuan. Mengenal orang-orang yang mendedikasikan nyawanya demi lingkungan. Dan, membenci mereka yang mengeruk sumber daya alam demi uang.

Namun, meskipun keras kepala sebetulnya keinginan Milly terus berubah. Mungkin suatu hari dia akan berhenti, dan kembali menjadi gadis biasa dari Pematangsiantar. Namun Milly bertemu laki-laki yang mengubah hidupnya dia atas kapal. Mengajarkannya deburan menyenangkan selain ombak dan keindahan warna ungu. Yaitu ...


***************

Setiap kehidupan memiliki warna tersendiri. Terkadang warna-warna tersebut memberikan kebahagiaan dan juga kesedihan. Malah tanpa kita sadari warna tersebut membawa kita pada sebuah takdir. Pertemuan yang akan mengubah jalan hidup kita. Menurut kamu, apa arti sebuah warna dalam hidupmu?


"People can criticize us and call us terrorists. We don't care. We never back down and we never compromise." (hal. 20)


Milly Kalindra, seorang siswi kelas XII SMA berumur 18 tahun yang tidak pernah menyangka jalan hidupnya akan berubah semenjak kedatangan Neal O'Mara, seorang pria bermata biru dan berambut pirang ke kota Pematangsiantar dalam rangka kampanye organisasi SNFS.

"SNFS adalah organisasi konservasi lautan non-profit yang berbasis di Inggris, dengan anggota dari berbagai penjuru dunia. Neal adalah salah satu aktivis di organisasi yang didirikan oleh kedua orangtuanya." (hal. 22)


Apalagi Neal melakukan perekrutan terbuka untuk anggota SNFS khusus di kota Pematangsiantar. Milly merasa ini adalah sebuah kesempatan bagi dirinya untuk meraih impiannya dan terbebas dari keditaktoran sang mama. Setelah mendengarkan berbagai penjelasan dari Neal, Milly semakin mantap mengikuti kampanye tersebut. Kalau tidak mendapatkan apa yang diinginkannya bukan Milly Kalindra namanya. Dia akan selalu berjuang dengan teguh hingga mendapatkan apa yang dia inginkan, terutama kebebasan dari sang mama. Meski kesulitan mendapatkan izin dari kedua orangtuanya, tapi karena tekad kuat Milly akhirnya dia mendapatkan izin menjadi seorang aktivis dan mengikuti pelatihan kamp di Australia. Setelah berbulan-bulan, Milly terpilih menjadi salah satu anggota yang akan berlayar menuju Kutub Selatan bersama Sinead Puple beserta Neal, Brooke, Peter, Alex, Rachel, Deborah, Brandon, Ace Peary, Alberto dan lainnya. 

"Orang-orang penuh tekad mengagumkan yang -sebenarnya- tidak dimengerti oleh Milly sepenuhnya." (hal. 55)


Walaupun Milly tetap saja tidak mengerti apa sih arti aktivis lautan ini padahal Milly sudah berlayar selama beberapa bulan. Milly selalu menolak, menolak dan menolak. Dia menyesal berkat kekeraskepalaannya. Dia mulai menyalahkan diri sendiri karena baginya tidak ada manfaat yang dia dapatkan selain pembantaian paus mengerikan, badai dan kerusakan-kerusakan Sinead Purple di waktu yang tidak tepat.


"Sinead Purple baik-baik saja. So, don't worry! It isn't worth it."

Milly tidak akan pernah membayangkan bahwa SNFS benar-benar bertekad memulangkan paksa kapal pemburu paus milik Jepang, sedikit radikal memang tapi SNFS tidak akan pernah menyerah menaklukkan para pemburu paus. 

"Mereka selalu beralasan kalau paus itu digunakan untuk riset. Itu alasan yang paling naif. Bagaimana bisa untuk keperluan riset saja membutuhkan lebih seribu ekor paus setiap tahunnya? Nyatanya, daging paus itu dijual untuk konsumsi masyarakat setempat. Sudah ratusan tahun Jepang memiliki kebiasaan menyantap daging paus." (hal. 87)

Setelah melihat video yang diambil oleh Brandon, Milly merasa semakin bersalah atas niatnya mengikuti kampanye SNFS dan dia malah berpikir untuk melakukan sesuatu demi melindungi paus dan lautan. Dia pun sempat menjadi berita utama akibat 'pesta minum kopi' di anjungan. Lhoo ... 

"Sinead Purple itu mirip sebuah sarang tempat para penggosip berkumpul. Jadi, ya, tentu saja beritanya sudah menyebar." (hal. 141)

Mama Milly telah memberikan restu kepada Milly untuk mengikuti kampanye SNFS tahun depan begitu juga tahun-tahun setelahnya. Kehidupan yang Milly jalani saat ini akan terus dia perjuangkan karena kali ini dia tidak menyesali keputusannya. 

"Percayalah, Neal, aku tahu risikonya. Dan, aku tidak keberatan sama sekali. Umurku mungkin masih muda, tapi aku juga tidak terlalu bodoh sampai kamu perlu mengulangi khotbahmu selama dua jam." (hal. 190)


*****


Perasaan hangat mulai menjalar ke seluruh tubuh Milly saat Neal berubah menjadi pengecut dan menggenggam tangannya. Momen termanisssssssss setelah melihat begitu banyak 'peperangan' antara pemburu paus dan para aktivis.


Wah ... Ini kali pertama aku diberi kepercayaan mengikuti baca bareng bersama kak Sisca meskipun reviewnya agak telat sedikit ya kak. Sejak awal aku melihat Perfect Purple di toko buku udah kepingin aja gitu aku angkat jadi anak dan dibawa pulang tapi apa daya si kantong masih tidak merestui. Emang kita berjodoh, melalui kak Rizky aku memiliki anak lagi. Menurutku Perfect Purple adalah cover termanis dari seluruh novel yang aku miliki. Kak Indah Hanaco bikin aku jatuh kepayang dehhhh. Mau dong sampai klepek-klepek lagi di karya-karya kakak selanjutnya.

Tema yang diambil pun memberikan aku banyak pelajaran. Peduli lingkungan dan lautan itu ternyata memang tidak segampang yang aku bayangkan. Aku merasa kagum pada Milly karena dia selalu berusaha untuk mendapatkan apa yang dia inginkan termasuk menjadi aktivis lautan. Penginnn bangettssss...

Para tokoh dan karakter mereka, awalnya sih aku rasa porsinya kurang karena banyaknya tokoh yang berperan serta. Setelah dijawab oleh kak Indah, porsi mereka memang sudah pas karena Perfect Purple fokus pada kegiatan aktivisnya. Aku puas dengan jawaban Kak Indah. Bagiku, kurang tebal aja bukunya. Aku masih penasaran apa yang terjadi nantinya di Kepulauan Faroe. 

Alurnya maju-flashback membuatku seakan aku adalah Milly yang berjuang menerima keadaan karena keputusannya sendiri. Apalagi diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga semakin membuatku terhanyut pada setiap petualangan Milly. Kadang aku merasa jengkel juga sama Milly. Heheheee

Ending twist, ternyata Neal ituuuu .... Milly itu .... Eheheee Penasaran kan? Ada apa dengan Neal dan Milly? Aku nggak mau spoilerr ahhh ... 

Ada beberapa kesalahan penulisan menurutku, salah satunya adalah 'mempelambat' seharusnya 'memperlambat'. Ada juga beberapa kesalahan penempatan tanda baca tapi tidak terlalu berpengaruh karena aku sudah dibuat jatuh cinta oleh para paus. #ehhhhhhh


Untuk Milly dengan kekeraskepalaannya aku kasih ini nihhh 














 

Copyright © 2010 MY BOOK NOTE Blogger Template by Dzignine